Cooling towerCategoriesInline Sensor

Penggunaan Sensor Conductivity ST-720 dalam Cooling Tower

Penggunaan Sensor Conductivity ST-720 dalam Cooling Tower- Cooling tower memainkan peran krusial dalam pengaturan suhu dalam proses industri. Sensor Conductivity ST-720 dari Pyxis Lab menawarkan solusi canggih untuk memastikan efisiensi dan kinerja sistem pendinginan yang optimal.

Pentingnya Conductivity dalam Cooling Tower

Conductivity air merupakan indikator langsung dari jumlah ion terlarut yang ada, yang berkaitan erat dengan potensi pembentukan scale dan terjadinya korosi. Dalam konteks cooling tower, menjaga conductivity air pada rentang yang sesuai adalah esensial untuk menghindari kerusakan peralatan dan efisiensi yang berkurang serta menghindari pemborosan sumber air. Sensor ST-720 mengukur conductivity dengan rentang yang sangat luas dari 1 hingga 100,000 µS/cm, memastikan keakuratan dan keandalan dalam pemantauan.

Fitur Unggulan Sensor Conductivity ST-720

  • Rentang Pengukuran Luas: Kemampuan untuk mengukur conductivity pada rentang yang sangat luas, ideal untuk menghadapi variasi kualitas air dalam aplikasi industri.
  • Kompensasi Suhu Otomatis: Sensor ini terintegrasi dengan sensor suhu (Pt-100 RTD) yang mengkompensasi nilai conductivity berdasarkan suhu air, memastikan data yang akurat terlepas dari fluktuasi suhu.
  • Output Sinyal Ganda: Menyediakan output 4-20mA dan RS-485 Modbus, memfasilitasi integrasi yang mudah dengan sistem kontrol otomatis.
  • Pembersihan dan Kalibrasi yang Praktis: Dapat dikalibrasi dan dibersihkan secara wireless menggunakan adapter Bluetooth dan aplikasi uPyxis, yang sangat mengurangi waktu dan biaya pemeliharaan.

Manfaat Sensor Conductivity ST-720 dalam Cooling Tower

  1. Pencegahan Scale dan Korosi: Monitoring conductivity secara real time memungkinkan deteksi dini kondisi yang dapat menyebabkan scale dan korosi, sehingga mengurangi risiko kerusakan dan downtime.
  2. Efisiensi Operasional Tinggi: Menjaga conductivity air dalam rentang yang diinginkan mengoptimalkan transfer panas dan mengurangi konsumsi energi.
  3. Pengurangan Biaya Perawatan: Fitur pembersihan dan kalibrasi yang mudah meminimalkan kebutuhan perawatan rutin dan penggantian komponen, sekaligus mengurangi biaya operasional.

Kesimpulan

Sensor Conductivity ST-720 dari Pyxis Lab merupakan alat vital untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi cooling tower. Dengan fitur canggih dan fleksibilitas dalam penggunaan, sensor ini menawarkan solusi praktis dan efisien dalam memelihara kualitas air pada sistem pendinginan industri, memastikan operasi yang lancar dan biaya yang lebih rendah. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut

Digital TwinCategoriesInline Sensor

Revolusi Digital dalam Monitoring dan Pengolahan Kualitas Air dengan Teknologi Sensor Pyxis

Revolusi Digital dalam Monitoring dan Pengolahan Kualitas Air dengan Teknologi Sensor Pyxis- Dalam dekade terakhir, teknologi digital telah merevolusi banyak aspek kehidupan, termasuk pengelolaan sumber daya air. Implementasi digital monitoring dan sensor canggih dalam pengolahan air tidak hanya meningkatkan efisiensi tetapi juga membantu dalam pelestarian sumber daya air. Artikel ini akan membahas bagaimana teknologi ini, khususnya sensor Pyxis, berperan dalam memastikan kualitas air yang baik dan lingkungan yang berkelanjutan.

Digital Monitoring Kualitas Air

Definisi dan Manfaat

Digital monitoring kualitas air adalah penggunaan alat dan teknologi berbasis digital untuk secara terus-menerus memantau dan menganalisis kualitas air. Manfaat utama dari sistem ini adalah kemampuannya untuk mendeteksi perubahan kualitas air secara real-time, yang memungkinkan tindakan cepat untuk mencegah pencemaran atau penyebaran bahan yang dapat merusak lingkungan dan berbahaya bagi manusia.

Teknologi yang Digunakan

Sensor digital modern, seperti sensor Pyxis, dapat mengukur berbagai parameter air seperti pH, kekeruhan, kadar Oksigen terlarut, dan berbagai konsentrasi zat kimia berbahaya lainnya. Data yang dikumpulkan kemudian diunggah ke platform berbasis cloud, memungkinkan para stakeholder untuk mengaksesnya dari jarak jauh dan membuat keputusan yang lebih tepat dan cepat.

Water Treatment Technologies

Metode Konvensional vs Digital

Meskipun metode konvensional seperti filtrasi dan klorinasi masih banyak digunakan, teknologi digital telah membawa metode yang lebih canggih seperti Reverse Osmosis dan pengolahan air nano-teknologi yang memberikan efisiensi dan efektivitas yang lebih tinggi dalam menghasilkan air yang bersih dan hygienis.

Pengaruh AI dan IoT

Kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) telah memainkan peranan penting dalam pengolahan air dengan memungkinkan sistem untuk tidak hanya mengolah data dari sensor secara real-time tetapi juga belajar dari data tersebut untuk memprediksi dan mengoptimalkan proses pengolahan air.

Sensor Parameter Kualitas Air

Jenis Sensor dan Aplikasinya

Sensor Pyxis terdepan dalam teknologi sensor kualitas air, mampu memantau parameter penting seperti pH, konduktivitas, turbiditas, dan lainnya. Keunggulan sensor ini adalah kemampuannya untuk memberikan data yang akurat dan cepat, sangat vital untuk operasi pengolahan air yang efisien.

Inovasi Terbaru

Pyxis terus berinovasi dalam pengembangan sensor dengan integrasi nanoteknologi dan bahan cerdas yang meningkatkan sensitivitas dan akurasi dalam mendeteksi kontaminan pada level molekuler. Hal ini memungkinkan deteksi yang lebih cepat dan lebih akurat, memberikan wawasan yang lebih baik dalam pengelolaan kualitas air.

Kesimpulan

Penerapan teknologi digital dalam monitoring dan pengolahan kualitas air menjanjikan masa depan yang lebih berkelanjutan dan aman bagi pengelolaan sumber daya air. Dengan kemajuan terus-menerus dalam teknologi sensor dan AI, serta peran kunci dari sensor Pyxis, kita dapat mengharapkan kemampuan yang semakin meningkat dalam mendeteksi dan mengatasi masalah kualitas air di seluruh dunia.

 

DIPSLIDECategoriesOthers

Deteksi Bakteri dan Jamur dengan Dipslide Praktis dalam Cooling Water

Pengendalian Mikroorganisme dalam Cooling Water untuk Proses Industri

Salah satu kebutuhan utama pada proses industri adalah air pendingin (cooling water). Industri sebaiknya menggunakan air pendingin yang bebas dari mikroorganisme, termasuk jamur dan lumut. Biasanya, industri menggunakan sistem pendingin dengan sirkulasi terbuka. Namun, sistem terbuka ini mengakibatkan cooling water lebih rentan terkontaminasi oleh mikroorganisme dari udara dan adanya sinar matahari serta padatan di dalam air. Kontaminasi mikroorganisme ini dapat mempercepat pertumbuhan bakteri, jamur, dan lumut, yang memiliki potensi merusak sistem pendingin.

Untuk menjaga kualitas air pendingin, jumlah bakteri harus terkontrol di bawah 103 koloni/ml. Metode perhitungan koloni bakteri yang praktis dan akurat dapat membantu dalam menjaga pertumbuhan bakteri tersebut. Measurepedia menawarkan solusi praktis dan ekonomis, yaitu Dipslide AB-T & YM-R dari brand Pyxis Lab. Dipslide ini dapat deteksi sekaligus bakteri, jamur, dan ragi secara bersamaan serta memberikan solusi cepat dan akurat untuk memastikan kualitas cooling water tetap terjaga. Berikut adalah beberapa keunggulan Pyxis Lab Dipslide AB-T & YM-R:

  1. Pengujian 3-in-1: Dipslide ini merupakan tablet pengujian dua sisi; satu sisi digunakan untuk mendeteksi bakteri, sisi lainnya digunakan untuk mendeteksi jamur dan ragi.
  2. Mudah Digunakan: Prosedur pengujian yang sederhana dan cepat, tanpa memerlukan peralatan laboratorium kompleks.
  3. Pemantauan Kualitas Lingkungan: Dipslide ini cocok untuk memantau air (cooling water, air minum, kolam renang), permukaan (bangunan dan lantai yang lembap), dan lingkungan industri (farmasi, rumah sakit, pabrik) untuk mencegah kontaminasi mikroba.

Kesimpulan

Cooling water dalam proses industri harus terkontrol pertumbuhan mikroorganisme, termasuk bakteri dan jamur, yang dapat tumbuh akibat sistem sirkuasi terbuka yang terkontaminasi oleh udara dan sinar matahari. Mengontrol jumlah bakteri di bawah 103 koloni/mL adalah langkah penting untuk menjaga kualitas cooling water. Dipslide AB-T & YM-R dari Pyxis Lab menawarkan solusi yang praktis dan akurat dalam mendeteksi bakteri, jamur, dan ragi serta sangat cocok digunakan untuk memantau kualitas air di berbagai lingkungan industri dan umum.

Cooling TowerCategoriesInline Sensor

Solusi Akurat Pemantauan Chlorine dioxide pada Cooling System dengan Sensor Inline ST-765SS-CLO

Pentingnya Sistem Pendingin dalam Industri

Mesin dalam industri memerlukan sistem pendingin (cooling system) untuk mengurangi energi panas yang dihasilkan selama operasi. Sistem pendingin memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi mesin dan menghindari kerusakan dari komponen-komponen mesin. Alat penukar panas merupakan bagian komponen sistem pendingin yang berperan dalam proses mengubah suhu fluida dengan cara mempertukarkan jumlah kalor dengan fluida lainnya.

Pengaruh Pengotoran pada Sistem Pendingin

Seiring waktu, alat penukar panas ini dapat mengalami penurunan efisiensi karena pengotoran (fouling). Biofilm bakteri sering membentuk fouling, yang dapat mengurangi kemampuan alat penukar panas untuk mentransfer panas. Untuk mengatasi masalah ini, sistem pendingin membutuhkan pengendalian mikroorganisme dengan cara yang efektif.

Keunggulan Chlorine dioxide dalam Pengendalian Mikroorganisme

Klorin dioksida (Chlorine dioxide/ ClO2) telah menjadi biosida yang unggul saat ini yang digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme di sistem air pendingin. Klorin dioksida menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan Chlorine atau Sodium Hypochlorite, yaitu kebutuhan dosisnya yang lebih rendah, efektivitasnya pada rentang pH yang luas, dan disinfeksi yang cepat. Karakteristik kinerja ini menjadikannya sangat cocok untuk mengendalikan mikrobiologi di banyak sistem pendingin industri seperti pabrik pupuk yang sangat rentan dengan pertumbuhan mikroorganisme yang tinggi. Salah satu karakteristik kinerja terbaiknya adalah kemampuan untuk menyebarkan, melarutkan, dan menghilangkan biofilm bakteri.

Solusi Akurat dari Measurepedia: Sensor Inline ST-765SS-CLO

Measurepedia menawarkan solusi yang akurat untuk mengontrol pertumbuhan mikroorganisme di sistem air pendingin, yaitu sensor inline ST-765SS-CLO dari brand Pyxis Lab. Sensor inline ST-765SS-CLO memantau kadar residual Chlorine dioxide secara real-time. Berikut adalah keunggulan sensor inline ST-765SS-CLO:

  1. Real-Time Monitoring: Sensor ini memantau kadar residual Chlorine dioxide secara langsung sehingga memungkinkan respon cepat terhadap perubahan kadar Chlorine dioxide.
  2. Akurasi Tinggi: Sensor ini dapat mengukur kadar residual Chlorine dioxide dengan akurasi ±0,1 ppm.
  3. Low Maintenance: Desain tahan lama dan mudah dirawat, cocok untuk kebutuhan industri.
  4. Bluetooth Managemen Data Digital: Sensor dapat terhubung dengan komputer ataupun handphone melalui Bluetooth dan aplikasi uPyxis untuk mempermudah manajemen data analisis.

Kesimpulan

Menjaga kualitas cooling water sangat penting untuk memastikan cooling system berfungsi secara optimal. Memantau kadar residual Chlorine dioxide membantu kita mencegah kontaminasi mikroorganisme yang dapat merusak cooling system. Measurepedia menyediakan solusi akurat dan real-time, yaitu sensor inline ST-765SS-CLO sebagai upaya pemantauan salah satu kualitas air pendingin.

Digital Water Quality Monitoring SensorCategoriesOthers

Digital Water Quality Monitoring Sensor: Solusi Modern dengan Sensor Pyxis

Digital Water Quality Monitoring Sensor: Solusi Modern dengan Sensor Pyxis – Kebutuhan akan pengelolaan air yang efisien dan berkelanjutan semakin meningkat, seiring dengan tantangan global terkait ketersediaan air bersih. Teknologi Digital Water Quality Monitoring kini menjadi salah satu solusi utama untuk memantau kualitas air secara real-time dan akurat. Salah satu perangkat terbaik di kategori ini adalah sensor Pyxis, yang dirancang untuk memberikan data presisi tinggi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.

Apa Itu Digital Water Quality Monitoring Sensor?

Digital Water Quality Monitoring Sensor adalah perangkat yang menggunakan teknologi digital untuk memantau berbagai parameter kualitas air secara otomatis dan real-time. Sensor ini menggantikan metode manual yang seringkali lambat dan kurang efisien.

Teknologi ini sangat penting dalam berbagai aplikasi, seperti:

  • Pengolahan air minum.
  • Sistem pengolahan air limbah (IPAL).
  • Industri manufaktur.
  • Pertanian dan akuakultur.

Dengan kemampuan integrasi dengan Internet of Things (IoT), sensor ini dapat mengirimkan data langsung ke dashboard berbasis cloud untuk analisis lebih lanjut.

Keunggulan Sensor Pyxis untuk Monitoring Kualitas Air

Sensor Pyxis menjadi pilihan unggulan dalam teknologi monitoring digital karena berbagai fitur canggih yang dimilikinya:

  1. Pemantauan Real-Time dengan Akurasi Tinggi

Sensor Pyxis dapat memantau berbagai parameter air secara instan, seperti:

  • Chlorophyll-a: Memantau konsentrasi klorofil untuk mendeteksi pertumbuhan alga dalam air.
  • TSS (Total Suspended Solids): Mengukur kadar padatan tersuspensi dalam air untuk memastikan kualitas pengolahan.
  • DOM/UVAS (Dissolved Organic Matter/Ultraviolet Absorption Spectroscopy): Mendeteksi bahan organik terlarut menggunakan teknologi UV untuk pengelolaan limbah yang efisien.
  • Corrosion Rate: Mengukur laju korosi untuk mencegah kerusakan infrastruktur akibat air yang korosif.
  • pH + ORP (Oxidation-Reduction Potential): Menjaga keseimbangan kimia dan mengontrol proses pengolahan.
  • Conductivity: Memantau jumlah ion terlarut untuk mengukur salinitas atau total dissolved solids (TDS).
  • Turbidity: Mengukur kekeruhan air sebagai indikator kandungan partikel dalam air.
  • Hazen Color: Mengukur tingkat warna air untuk mendeteksi keberadaan kontaminan tertentu.
  • PTSA (1,3,6,8-Pyrene Tetrasulfonic Acid): Memantau konsentrasi bahan kimia fluoresen dalam sistem air.
  • Dissolved Oxygen (DO): Mengukur kadar oksigen terlarut untuk memastikan keberlanjutan kehidupan akuatik atau proses biologi dalam pengolahan air limbah.
  • Free Chlorine: Mengontrol kadar klorin bebas untuk disinfeksi air minum atau air kolam renang.
  • Ozone: Memantau konsentrasi ozon dalam aplikasi desinfeksi untuk memastikan efektivitas proses.
  1. Teknologi IoT untuk Automasi

Sensor Pyxis mendukung konektivitas IoT, yang memungkinkan data kualitas air diakses dari mana saja melalui perangkat seperti smartphone atau komputer. Keunggulan ini meliputi:

  • Notifikasi otomatis saat parameter menyimpang dari batas aman.
  • Integrasi dengan sistem SCADA untuk automasi proses.
  1. Kompatibilitas dan Kemudahan Instalasi

Sensor Pyxis kompatibel dengan berbagai sistem pengolahan air modern. Desainnya yang kompak dan mudah dipasang membuatnya ideal untuk digunakan di lokasi yang berbeda, termasuk area terpencil.

Manfaat Digital Water Quality Monitoring dengan Sensor Pyxis

Menggunakan sensor Pyxis dalam sistem monitoring digital memberikan banyak manfaat, antara lain:

  1. Efisiensi Operasional: Sensor ini mengurangi kebutuhan pengukuran manual, sehingga menghemat waktu dan tenaga kerja.
  2. Pengambilan Keputusan Berbasis Data: Data yang dikumpulkan secara otomatis memungkinkan analisis yang lebih mendalam untuk meningkatkan proses pengelolaan air.
  3. Kepatuhan terhadap Regulasi Lingkungan: Dengan pemantauan yang akurat, pengguna dapat memastikan bahwa air yang diolah memenuhi standar lingkungan yang berlaku.
  4. Keberlanjutan: Teknologi ini mendukung pengelolaan air yang ramah lingkungan dengan mengoptimalkan penggunaan bahan kimia dan energi.

Kesimpulan

Digital Water Quality Monitoring dengan Sensor Pyxis adalah langkah penting untuk memastikan kualitas air yang optimal dalam berbagai aplikasi. Dengan fitur seperti pemantauan real-time, self-cleaning, dan integrasi IoT, sensor Pyxis tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan.

Tingkatkan efisiensi pengelolaan air Anda dengan teknologi modern! Kunjungi Measurepedia.co.id untuk mengetahui lebih banyak tentang produk sensor Pyxis dan solusi terbaik untuk kebutuhan monitoring air Anda.

 

Zero Liquid Discharge (ZLD)CategoriesInline Sensor

Integrasi Sensor Pyxis dalam Sistem Zero Liquid Discharge (ZLD) di Industri Indonesia

Integrasi Sensor Pyxis dalam Sistem Zero Liquid Discharge (ZLD) di Industri Indonesia – Sistem Pengolahan Limbah Zero Liquid Discharge – ZLD adalah teknologi pengolahan limbah cair yang dirancang untuk memanfaatkan hampir semua cairan  yang keluar dari proses industri atau komersial. Tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan air freshwater sehingga dapat menjaga keseimbangan lingkungan yang baik.

Prinsip Kerja ZLD

Sistem ZLD bekerja dengan mengolah air limbah sampai seluruh kandungan airnya diuapkan dan ditampung kembali sebagai air recycle, meninggalkan padatan atau garam yang dapat dibuang atau didaur ulang. Proses ini umumnya melibatkan beberapa tahap, termasuk pengolahan awal, penguapan, kristalisasi, dan pemulihan kondensat. Teknologi ini memungkinkan perusahaan untuk meminimalkan pemakaian air freshwater yang dapat berpotensi untuk merusak keseimbangan lingkungan.

Manfaat ZLD dalam Industri

  1. Konservasi Air: Dengan mendaur ulang hingga 90-95% air limbah, ZLD mengurangi ketergantungan pada sumber air baru.
  2. Kepatuhan Regulasi: Memenuhi standar lingkungan yang semakin ketat terkait pembuangan limbah cair.
  3. Mengurangi Dampak Lingkungan: Mencegah kontaminasi air tanah atau permukaan oleh limbah cair industry.
  4. Efisiensi Biaya Jangka Panjang: Meskipun investasi awal cukup tinggi, pengurangan biaya air dan pengelolaan limbah memberikan keuntungan ekonomi dalam jangka panjang.

Implementasi ZLD di Indonesia

Teknologi Zero Liquid Discharge (ZLD) sudah diterapkan di Indonesia, khususnya di beberapa sektor industri yang banyak menggunakan freshwater dalam proses pengolahan industrinya,  seperti industri tekstil, kertas dan pertambangan

Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang desain IPAL menggunakan berbagai teknologi canggih seperti reverse osmosis dan distilasi untuk memulihkan dan mendaur ulang air, meminimalkan pembuangan limbah, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya air. Selain itu, kota-kota besar seperti Surabaya juga telah mulai mengadopsi sistem seperti FLOWREX Super Closed Water Loop untuk mencapai tujuan Zero Liquid Discharge dalam pengelolaan air limbah industri, yang menunjukkan komitmen lokal terhadap pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Keseluruhan upaya ini menunjukkan langkah positif yang diambil oleh Indonesia dalam menghadapi tantangan pengelolaan air dan limbah, dengan harapan bahwa penerapan ZLD akan terus meluas ke lebih banyak sektor dan wilayah di masa depan.

Peran Sensor Pyxis dalam Mendukung Sistem ZLD

Sistem ZLD yang optimal membutuhkan pemantauan parameter secara real-time untuk memastikan efisiensi proses dan kualitas keluaran. Sensor Pyxis menawarkan berbagai solusi yang dapat meningkatkan efektivitas sistem ZLD, di antaranya:

  1. Pemantauan Kualitas Air dalam Pretreatment
  • Sensor LT-635 TSS (Total Suspended Solids): Membantu mengukur tingkat kekeruhan dan padatan tersuspensi untuk memastikan efisiensi filtrasi awal.
  1. Pemantauan Reverse Osmosis (RO)
  • Sensor ST-728 Ultra Low Conductivity: Memantau konsentrasi ion untuk mendeteksi kebocoran membran dan memastikan efisiensi RO.
  1. Pemantauan Efisiensi Evaporator
  • Sensor pH ST-712: Memastikan kondisi pH optimal untuk proses penguapan yang efisien.
  1. Pemantauan Kualitas Air Daur Ulang
  • HM-610 UVAS Sensor CODeq: Mengukur kandungan senyawa organik dalam air daur ulang untuk memastikan kualitas sebelum digunakan kembali.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, adopsi sistem ZLD di Indonesia menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan menunjukkan harapan bahwa teknologi ini akan terus meluas ke lebih banyak sektor industri dan wilayah di masa yang akan datang. Ini menunjukkan bahwa dengan dukungan teknologi sensor canggih seperti Pyxis, sistem ZLD dapat beroperasi lebih efektif, memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi yang signifikan bagi industri.

pHCategoriesUncategorized

pH & ORP Cooling Tower Terpantau Dengan In-line Sensor Pyxis ST-71 Series

Berbeda dengan air pada umumnya, air yang digunakan sebagai media pendingin pada cooling tower (Selanjutnya disebut Cooling Water) biasanya lebih berpotensi menyebabkan kerusakan pada material yang dilaluinya. Hal ini bisa dikarenakan oleh rendahnya pH, tingginya suhu air, tingginya konsentrasi mineral maupun pengaruh pertumbuhan mikroorganisme  atau tingginya konsentrasi zat kimia penyebab korosi di dalam air tersebut.

Oleh karena itu diperlukan pemantauan dan pengkondisian pH & ORP pada cooling water karena parameter ini merupakan indikator yang penting untuk meminimalisir tingkat kerusakan material  yang didinginkannya.

Salah-satu cara pemantauan yang diaplikasikan di industri yakni dengan memasang in-line sensor untuk memantau pH & ORP cooling water sehingga pengkondisiannya dapat dilakukan dengan tepat dan terukur.

Pyxis ST-71 Series bisa memberikan ketenangan lebih baik dalam menjaga pH & ORP cooling water karena di design sangat ideal untuk pemantauan parameter pada air dengan kondisi dimana pH & ORP sensor konvensional berkemungkinan gagal atau perlu biaya maintenance yang tinggi untuk beroperasi.

 

  1. Material Tangguh dan Tahan Lama
    • Pyxis ST-71 Series sensor dibekali dengan 304 Stainless Steel Body yang lebih tahan terhadap korosi
  2. Menyajikan Hasil Pengukuran Akurat & Stabil
    • Dengan range penyimpangan hanya ±0.01 untuk pH & ±1mV untuk ORP, sehingga bisa didapatkan hasil yang lebih akurat
  3. Memberikan Ketenangan Lebih
    • Pyxis ST-71 Series memiliki garansi selama 6 bulan untuk elektroda & 13 bulan untuk Body sensor
  4. Simpel dan Fleksibel
    • Sensor In-line Pyxis ST-71 di design dengan kepala elektroda yang dapat dilepas dan diganti sehingga memudahkan proses perawatan

Kesimpulan

Pyxis ST-712 Series In-Line Sensor adalah sensor yang dapat diandalkan untuk memantau pH & ORP pada kondisi air yang berpotensi tinggi merusak alat/material karena di design sedemikian rupa untuk memberikan hasil yang akurat tanpa perlu khawatir akan biaya perawatan yang tinggi. Dibuat dengan material yang tangguh & teknologi yang canggih sehingga dapat memberikan ketenangan lebih baik dalam memantau pH & ORP agar tercapai pengkondisian air yang tepat sehingga dapat memperpanjang usia pemakaian alat & material di Industri.